Teman perjalanan..

Posted in Coret-coret on February 27, 2009 by clowner

yupz, gak kerasa udah sebulan kerja di tempat yang baru. berhubung tempat kerja dan rumah ditempuh dalam waktu 1 jam bersama si oren jadi saya perlu sedikit hiburan diperjalanan dong. Akhirnya v3x tecinta saya jadiin alat buat nyetel musik deh, dengan earphone hanya ditelinga kanan (gak berani pasang dua-duanya, nanti gak kedengeran suasana sekitar lagi) akhirnya suasana perjalanan berubah sedikit menyenangkan. Disini saya mau share lagu-lagu apa aja sih yang masih jadi penghuni v3x dan didengerin sepanjang perjalanan…

Ini dia..

  • smack that – eminem feat akon
  • semua lagu dari album wermland -  detektiv byren
  • friday i’m in love – the cure
  • belanja terus sampai mati, bukan lawan jenis, cinta melulu, desember, kenakalan remaja di era informatika  – Efek rumah kaca
  • proklamasi oleh bung karno (bukan lagu sih)
  • all the glitters are not gold – deathstar
  • desire, coklat, kosong – pure saturday
  • walking after you – foo fighter
  • hanya kamu yg bisa – tiket
  • life in mono – mono
  • life in mono – alice band mix
  • madu 3 – muhammad dhani  (cover P. Ramlee)
  • message to you rudi – the specials
  • OK lah kalo begitu – warteg boys
  • aku pasti kembali – pasto
  • seperti – plastik
  • Pegasus fantasy – unknown
  • gosip jalanan – slank
  • tambah2 – lupa yg nyanyi
  • menghujam jantungku – tompi
  • lagu rindu tempo dulu – dewa (temen gwe)
  • worstday – ibx

yeps… cuma segitu aja temen perjalanan gwe selama sebulan ini mengarungi perjalanan dari dan ke kantor.. and sorry, gwe gak bisa kasih link downloadnya. kalo butuh bisa cari di sini.

== clown OFF ==

kartu kredit..

Posted in Coret-coret on February 12, 2009 by clowner

“Saya mengajukan permintaan kartu kredit,” kata seorang rekan kerja yang baru lulus universitas, “tapi ditolak.”

“Wah, saya malah selalu ditawari bank kartu kredit,” kata seorang rekan yang lebih senior. “Kartu kredit saya emas….”

Saya menangkap ada perasaan bangga pada nada ucapannya. Mungkin buatnya kartu kredit emas menunjukkan simbol keberhasilan pencapaian karirnya, atau pengakuan resmi atas keberadaan dirinya. Gengsi, istilah popularnya. Dengan kotak tipis bermagnet ini, bank mendorong kita bertindak konsumtif: gesek, gesek, dan gesek. Cicil, cicil, dan cicil. Bunga, bunga, dan bunga! Tiba-tiba saja kita terperangkap dalam utang yang lebih besar daripada penghasilan kita, sedangkan bank sendiri diuntungkan dari bunga tunggakan yang terus berbunga. Bank mengatakan, saya nasabah yang baik, terpilih, tidak semua orang bisa memperoleh kesempatan ini, bla-bla-bla…. Omong kosong. Ada udang di balik batu. Yang gampang saja, jika saya terima tawaran itu, saya harus membayar iuran tahunan lebih mahal. Artinya, saya mengeluarkan kocek untuk sesuatu yang tidak perlu, yang tidak sesuai dengan pola belanja saya.

Saya akui, ketika baru lulus perguruan tinggi saya ingin memperoleh kemudahan, gengsi, dan prestise sebuah kartu kredit sebagaimana yang telah saya lihat sekilas pada kakak saya yang mapan. Pada pertengahan tahun 2000, bekerja pada sebuah anak perusahaan manufaktur otomotif, saya yang percaya diri sempat kecewa ketika permohonan saya ditolak sebuah “bank kota” tanpa alasan apapun. Namun, ketika saya berada di sebuah pusat belanja swalayan dan hendak pulang, seorang pramuniaga dari bank yang lain mencegat dan membujuk saya, “Mas, ayo dong isi formulir aplikasi kartu kredit.” Saya senang saja, karena waktu itu saya memang lagi kepingin. “Apa gaji Mas sudah lewat dua juta?” Dia kegirangan ketika saya mengiyakan. Dengan proses yang sederhana, jadilah saya memiliki kartu kredit untuk kali pertama. Wah, bangga benar rasanya. Saya memuji-muji diri saya dalam hati. Saya eksekutif muda nih, punya kartu kredit….  Sebelumnya saya terbiasa menggunakan kartu debet. Tapi, setelah itu, saya bereksperimen mencoba bertransaksi dengan ‘mainan baru.’ Satu bulan kemudian, tagihan pertama datang. Saya coba tidak membayar penuh. Ternyata, bulan berikutnya tagihan melonjak. Saya baru sadar kalau perhitungan bunga dimulai pada saat saya melakukan transaksi, bukan pada saat jatuh tempo. Dengan begitu, bulan ketiga, saya harus membayar bunga berbunga untuk dua bulan! Saya baru mafhum, inilah perangkap bunga berbunga. Lantas saya putuskan membayar penuh dengan asumsi tunggakan segera lunas. Namun, pada bulan ke-4, masih muncul tagihan yang mengharuskan saya membayar Rp30.000 lagi. Baiklah, saya ikuti saja. Sesudah itu beres, pikir saya. Sialnya, pada bulan berikutnya di lembar tagihan tercetak biaya administrasi Rp8000! Ini pemerasan, meskipun kecil jumlahnya. Saya bertanya-tanya, bagaimana dengan orang yang tagihannya jauh lebih besar ketimbang saya? Sejak saat itu saya memutuskan selalu membayar penuh.

Pindah kerja, saya sekantor dengan kawan lama. Dia pengguna setia kartu kredit. Pengeluaran bulanan untuk anak istrinya, yang kadang melebihi pendapatannya, ia cukupi dengan kartu kredit. Setiap bulan dia mencicil batas terkecil, tapi tentu saja, saldo tagihannya tidak lunas-lunas juga, lantaran bunga berbunganya kira-kira setara dengan pembayaran minimalnya! Sebulan lalu, seorang sahabat yang lain, dikejar-kejar pemungut utang lantaran menunggak pembayaran hingga empat bulan. Dia tak sanggup melunasinya karena tiba-tiba saja bangkrut. Bahkan, dia tidak lagi mencicil meskipun dengan nilai terkecil. Bank menagihnya dengan segala cara, mulai makian sampai ancaman fisik. Tukang pukul datang ke rumahnya, menerornya dan keluarganya. Perlakuan bank kepadanya sungguh biadab, sangat berbeda dengan saat ketika dengan ramah-tamah mereka menawarkan kartu plastik ini kali pertama. Saldo utangnya yang x rupiah, melonjak menjadi 1,5x rupiah dalam empat bulan! Pantas saja semua bank agresif menawarkan kartu kredit kepada khalayak. Pendapatan bunganya gila-gilaan. Inilah konsep riba yang dalam Islam diharamkan.

Selain godaan pola hidup boros, membawa kartu kredit ke mana-mana sangat berisiko. Pagu kartu kredit mewakili seberapa besar risiko yang harus kita tanggung. Bohong, jika bank mengatakan kartu kredit “tidak serawan membawa uang tunai.” Sebab, andai ia hilang, dicuri, atau jatuh, orang yang menemukannya bisa saja memanfaatkannya dengan mudah. Tanda tangan? Gampang dipalsukan. Apalagi, pengalaman saya, di gerai-gerai penerima kartu kredit, kasir tidak terlalu sungguh-sungguh memastikan keaslian tanda tangan pada struk. Itulah sebab, di surat pembaca koran, kita sering mendengar keluh-kesah nasabah yang tidak merasa melakukan transaksi tertentu, tapi bank tetap membebankan tagihan kepada mereka, padahal tanda tangan pada struk itu jelas berbeda dengan yang tertera di kartu. Sintingnya, jika nasabah menolak, mekanisme bunga-berbunga terus bekerja, sedangkan pemungut utang yang ganas sudah menanti mereka! Bank hanya memikirkan hak-hak mereka. Setiap penyangkalan transaksi membutuhkan prosedur yang panjang, memakan waktu dan uang nasabah. Lupakan keramah-tamahan mereka. Di balik senyum ramah, mereka serigala berbulu domba.

Akan tetapi, tentu saja, kalau kita bisa mengelolanya secara hati-hati, kartu kredit bisa berguna, paling tidak sebagai alat pembayaran. Bila Anda ingin memilikinya, usahakan pagu Anda wajar. Biasanya bank memberikan pagu lebih besar daripada gaji kita. Nilainya bisa empat kalinya. Saya menganjurkan Anda mengajukan pagu setengah, atau sepertiga gaji, sehingga jika Anda mengalami masalah dengan kartu kredit dalam bentuk apapun, Anda dengan mudah mampu mengatasinya. Mengapa bank memberikan pagu berkali-kali gaji kita, bukan sebaliknya? Di sinilah letak perangkapnya. Dengan umpan pagu yang tinggi, bank ingin kita merasa ‘lebih kaya,’ seolah kita mempunyai ‘lebih banyak uang,’ mampu membeli apa saja tanpa keterbatasan penghasilan. Dengan begitu, kita terbiasa dengan konsumsi tinggi dan ujung-ujungnya terjebak utang. Jika sudah terperangkap, harta benda kita yang nilainya lebih besar daripada utang kita, dirampas bank dengan paksa. Tentu saja, bank tidak bodoh, karena ketika mereka menyetujui permohonan kita, mereka sudah berhitung, berapa besar resiko dan keseluruhan harta-benda kita yang bisa menanggungnya. Banyak orang membangga-banggakan pagu kredit yang tinggi. Saya tekankan, itu hanyalah kebanggaan semu. Yang bank inginkan, gaji kita berpindah ke brankas mereka melalui cicilan konsumtif kita setiap awal bulan, bahkan sebelum kita sempat menganggarkannya untuk kebutuhan keluarga, kita sudah dikirimi lembar tagihan. “Setiap bulan,” keluh seorang teman, “gajiku habis hanya untuk melunasi tagihan.” Pendek kata, penggunaan kartu kredit pada dasarnya menambah pengeluaran Anda.

Oleh sebab itu, untuk alat pembayaran, saya menyarankan kartu debet. Sebaiknya Anda punya dua rekening bank. Yang pertama untuk tabungan yang takkan diganggu gugat kecuali mendesak. Yang kedua rekening dengan akses kartu debet untuk kebutuhan sehari-hari dan transaksi pembayaran, yang nominalnya dianggarkan setiap bulan. Jadi, ketika Anda tergoda barang-barang konsumtif tapi takpunya uang, Anda takkan memaksakan diri, apalagi jatuh dalam perangkap kartu kredit.

artikel saya ambil dari thread kaskus di sini

Hanya kamu yang bisa – Tiket

Posted in Coret-coret on February 8, 2009 by clowner

Intro: {F#m} F#m E D Bm (2x)

F#m Bm
Tanpa terasa kau curi hatiku
D , A E
Dengan berbeda caramu, menaklukkan hati kecilku
F#m Bm
Berjuta rayuan yang pernah kurasa
D
Namun tak pernah tersentuh
A E
Tak ada yang mengesankanku…

(#)
Bm , C#m
Tapi semua berbeda, saat kau ada disini
D E
Mempesonakan aku selalu…

Reff:
A , D
Hanya kamu yang bisa, membuat aku jadi tergila-gila
C#m
Membuat aku jatuh cinta,
Bm — E
karna.. tak ada yang lain sepertimu
A
Berkali ku mencoba
D
Berpaling dengan makhluk indah lainnya
C#m
Namun tak pernah ku rasakan,
Bm — E
bila.. seindah bercinta ‘ku denganmu…

Int’loud: F#m E D Bm F#m E Bm D

Back to: (#) ; Reff(2x)

Ending: F#m E D Bm F#m E Bm D

Ada apa ini ada apa ini… tiba-tiba masukin chord da lirik lagu ke blog ini ?? gak ada apa-apa sih cuma lagi pengen aja karena lagu ini ikut menemani saya kalo lagi berduaan ama si oren menyusuri jalan2 di jakarta dan bekasi. lama-lama jadi nempel di kepala terus pengen nyari chord-nya deh..

lirik dan chord saya ambil dari sini

new chapter of me….

Posted in Uncategorized on February 6, 2009 by clowner

yupz… lembaran baru tentang seorang krustyclown telah dibuka dengan mulainya saya bekerja di tempat yang baru…

Doa’in yah…. !!!

untuk tempat baru,, tunggu kehadiran saya ggrrrr….

hari terakhir di sarang…

Posted in Uncategorized on January 30, 2009 by clowner

Hari ini adalah hari terakhir seorang clowner berada di sarang komodo, suatu tempat yang baik secara langsung maupun tidak langsung sudah mengajarkan banyak hal selama kurang lebih 3 tahun berdiam disana. Masih inget banget gimana pertama kali di telp untuk gabung (saat itu saya sedang bekerja di Bandung), bersihin sarang untuk pertama kalinya, nungguin sarang untuk dipartisi, pasang AC, pasang Telp, jaringan dll..dll…

Masih inget juga gimana pusingnya belajar wireless, baik cara pointing, pemasangan, konfigurasi, tips dan trik dll karena gak beberapa lama kemudian bakal praktek langsung tanpa didampingi oleh yg berpengalaman… dan harus konek :) . Selama berkiprah di sarang, saya di beri kesempatan untuk jalan-jalan ke beberapa kota didalam maupun luar negeri baik itu untuk mengerjakan projek maupun untuk pameran.. Masih inget jalan dari Surabaya ke Bali pake mobil BOX sampe pantat panas-bgt-kaya-dicium-kalajengking gegara tempat duduk yg tengah itu gak asik posisinya. UUppss.. yang paling di inget adalah kesalahan fatal pertama, dimana saya sukses memiringkan beberapa server (maap-maap..hampura) karena kebodohan sebuah expedisi… *kenangan..kenangan…*

Well… ada pertemuan tentu ada perpisahan, karena seperti kita tahu tidak pernah ada yang abadi… melalui blog ini saya ingin mengucapkan banyak-banyak terimakasih untuk pengalaman dan kesempatan yang telah diberikan pada saya.  Mudah-mudahan semua yang sudah saya pelajari di sarang bisa saya manfaatkan untuk kedepannya…

Btw, tadi pas mau pulang saya dikasih sedikit kejutan sama penghuni lantai 3… sebenernya sih udah curiga pasti ada sesuatu nih,, soalnya pas mau pulang itu manusia-manusia penghuni lantai 3 langsung bisik-bisik gak jelas dan pada akhirnya saat saya mau masukin si leptie ke tas… eh taunya di dalem tas udah ada bungkusan kotak warna coklat di kasih plastik wrap gitu… *hiks..hiks..terharu*. Setelah pamitan sama personil yang masih ada malem itu akhirnya saya pulang,, di BNI 46, sambil makan nasi gila itu bungkusan dibuka sama “mba bocil”. Ampun deh !!! niat mau ngerjain yah, sampe dobel-dobel itu bungkusan.. untung saya bawa gunting jadi gak ribet-ribet amat *HAHAHAHA*, Setelah dibuka isinya adalah sbuah T-Shirt hitam dengan gambar dan tulisan KRUSTY THE CLOWN…. huhuhuhu… keren banget, pokoknya gwe mau ngucapin..

MAKASIH…Makasih..tengkyu…Nuhun…

Oh iya, soal DotA… sebaiknya kalian latihan dolo yg bener, soalnya dipertandingan terakhir saya menang.. betul saya menang… serius deh…

weit a minit… sebagai seorang senior sudah selayaknya saya memberi sedikit petuah pada kalian wahai penghuni lantai 3, yaitu :

Kalo tidur jangan malem-malem…!! kerjaan kalo malem ngerokok aja di lt.5 udah gitu tidur malem…

Cari ilmu dan pengalaman yang banyak di sarang… jangan nge-plurk ama pesbuk mulu hehehe….

nitip bed cover yah,, nanti gwe ambil buat naek gunung… tadi ada yg minta tapi NO WAY !!!!

T-Shirt itu laen kali yg XL dong… jadi aja yg pake malah “mba Bocil”… gpp sih, dia cantik bgt pake kaos itu :)

yah, segitu aja petuah dari saya…. sekian dan terimakasih,, sekali lagi terima kasih untuk semuanya yah…

Ini dia Photo kaos dari kalian…

kaos bagian depan

kaos bagian depan

Heheheh… mukanya mana yah ?? ah gak mau gwe liatin ah,, nanti banyak yg nanyain lagi…

bagian belakang

bagian belakang

nah… in bagian belakangnya…

== Clowner Out==

Tuhan Sembilan Senti

Posted in Uncategorized on January 15, 2009 by clowner

Beberapa waktu silam, entah di blog yg mana :p saya pernah menampilkan puisi karya Taufiq Ismail ini. pas lagi jalan-jalan di tempatnya pak Harry, eh ketemu lagi… dan berhubung puisi ini bener-bener bagus menurut saya… silahkan anda simak.

Tuhan Sembilan Senti
Oleh Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok,

Di sawah petani merokok,
di pabrik pekerja merokok,
di kantor pegawai merokok,
di kabinet menteri merokok,
di reses parlemen anggota DPR merokok,
di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,
hansip-bintara-
perwira nongkrong merokok,
di perkebunan pemetik buah kopi merokok,
di perahu nelayan penjaring ikan merokok,
di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,
di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok,

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,
di ruang kepala sekolah ada guru merokok,
di kampus mahasiswa merokok,
di ruang kuliah dosen merokok,
di rapat POMG orang tua murid merokok,
di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya
apakah ada buku tuntunan cara merokok,

Di angkot Kijang penumpang merokok,
di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk
orang bertanding merokok,
di loket penjualan karcis orang merokok,
di kereta api penuh sesak orang festival merokok,
di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,
di andong Yogya kusirnya merokok,
sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok,

Negeri kita ini sungguh nirwana
kayangan para dewa-dewa bagi perokok,
tapi tempat cobaan sangat berat
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di pasar orang merokok,
di warung Tegal pengunjung merokok,
di restoran di toko buku orang merokok,
di kafe di diskotik para pengunjung merokok,

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter
tak tertahankan asap rokok,
bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun
menderita di kamar tidur
ketika melayani para suami yang bau mulut
dan hidungnya mirip asbak rokok,

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul
saling menularkan HIV-AIDS sesamanya,
tapi kita tidak ketularan penyakitnya.
Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya
mengepulkan asap rokok di kantor atau di stopan bus,
kita ketularan penyakitnya.
Nikotin lebih jahat penularannya
ketimbang HIV-AIDS,

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia,
dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu,
Bisa ketularan kena,

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,
di apotik yang antri obat merokok,
di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,
di ruang tunggu dokter pasien merokok,
dan ada juga dokter-dokter merokok,

Istirahat main tenis orang merokok,
di pinggir lapangan voli orang merokok,
menyandang raket badminton orang merokok,
pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,
panitia pertandingan balap mobil,
pertandingan bulutangkis,
turnamen sepakbola
mengemis-ngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok,

Di kamar kecil 12 meter kubik,
sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,
di dalam lift gedung 15 tingkat
dengan tak acuh orang goblok merokok,
di ruang sidang ber-AC penuh,
dengan cueknya,
pakai dasi,
orang-orang goblok merokok,

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im
sangat ramah bagi orang perokok,
tapi tempat siksa kubur hidup-hidup
bagi orang yang tak merokok,

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru,
diam-diam menguasai kita,

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh,
duduk sejumlah ulama terhormat merujuk
kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.
Mereka ulama ahli hisap.
Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.
Bukan ahli hisab ilmu falak,
tapi ahli hisap rokok.
Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka
terselip berhala-berhala kecil,
sembilan senti panjangnya,
putih warnanya,
ke mana-mana dibawa dengan setia,
satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya,

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang,
tampak kebanyakan mereka
memegang rokok dengan tangan kanan,
cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.
Inikah gerangan pertanda
yang terbanyak kelompok ashabul yamiin
dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.
Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz.
Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.
Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.
Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.
Kalau tak tahan,
Di luar itu sajalah merokok.
Laa taqtuluu anfusakum.

Min fadhlik, ya ustadz.
25 penyakit ada dalam khamr.
Khamr diharamkan.
15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi).
Daging khinzir diharamkan.
4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok.
Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz.
Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.
Mohon ini direnungkan tenang-tenang,
karena pada zaman Rasulullah dahulu,
sudah ada alkohol,
sudah ada babi,
tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.
Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok,
Lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan,
jangan,

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.
Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu,
yaitu ujung rokok mereka.
Kini mereka berfikir.
Biarkan mereka berfikir.
Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap,
dan ada yang mulai terbatuk-batuk,

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini,
sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok.
Korban penyakit rokok
lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas,
lebih gawat ketimbang bencana banjir,
gempa bumi dan longsor,
cuma setingkat di bawah korban narkoba,

Pada saat sajak ini dibacakan,
berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita,
jutaan jumlahnya,
bersembunyi di dalam kantong baju dan celana,
dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna,
diiklankan dengan indah dan cerdasnya,

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri,
tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini,
karena orang akan khusyuk dan fana
dalam nikmat lewat upacara menyalakan api
dan sesajen asap tuhan-tuhan ini,

Rabbana,
beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

Baguskah puisi ini menurut anda ???

Selamat tahun baru 2009

Posted in Uncategorized on January 1, 2009 by clowner

Hei..hei.. selamat Tahun Baru 2009 semua… !!!

uff.. masih ngantuk nih setelah tadi malem begadang bareng temen-temen, tapi pengen cerita nih tadi malem ngapain aja untuk ngelewatin malem tahun baru..

Pertama, saya bareng yayang dan teman-teman sepakat dari kemaren-kemaren untuk nonton film SAUS KACANG di XXI. Sekitar jam 8.30 malem kita berangkat bersembilan pake satu mobil punya salah satu temen karena film dimuai jam 9.30 teng.. Akhirnya setelah sedikit bermacet-macetan kita semua sampe juga di TKP buat nonton, kenapa nonton film yg diperanin sama BCL dan suaminya itu ?? tidak lain dan tidak bukan karena cewe-cewenya emang maunya nonton film itu.. padahal gwe mau-nya nonton madagascar 2 :p

yayaya…mari kita review sedikit pilm berikut… Awal film mayoritas penonton suka akting Asraff yang memerankan pria yang sedang gondok, bete, sakit hati, kesel dll karena ceritanya ditinggal kawin sama pacarnya pas akad nikah (anjir parah bener..) terus dia ke Bali, dan seperti sudah diduga di Bali ketemu ama BCL yg jadi koki hotel, tapi makin ketengah dan ampe abis semua udah biasa aja kaya nonton sinetron di tipi.

Nilai Plus film ini adalah banyaknya scene-scene yang ngeliatin keindahan bali serta beberapa scene yg bikin sirik pasangan-pasangan (ceweknya sih) yg pada nonton.. hehehe..

over all… film ini cocok di tonton bareng cewek loe, gebetan loe, temen2 cowok cewek loe karena cukup seru lah. ada adegan lucunya, sedihnya dan yang pasti romantis-romantisnya secara dipilm ini BCL ma suaminya ciuman bisa ampe 3-4 kali wew…

ok, itu film durasinya 1,5 jam. selesai nonton sekitar jam 11 malem kita langsung nyari makan karena perut udah menggonggong terus… targetnya sih mau nyari seafood, dan akhirnya dapet di deket situ juga. Entah karena laper atau gimana, yg pasti enak deh makan malem itu… KENYANG hehehe… abis makan kita langsung pulang, setelah ngobrol ngalor-ngidul akhirnya sekitar jam 2 pagi gwe pulang.

Yeah… pulang jam 2 pagi gwe langsung ketempat irvan soalnya di rumah dia ada banyak masyarakat lagi pada ngumpul termasuk guest star Mr. Yayast. Disana ngapain aja ? seperti biasa, kita cuma ngobrol-ngobrol biasa aja sekalian nyedot benwit yg ada di lokasi. Kita ngobrol kemana-mana secara jam-jam segitu posisi otak udah gak singkron ma mulut :) . Oh iya, disitu juga Hp saya di Upgrade Firmware-nya.. lumayan, terjadi peningkatan dibeberapa sisi sehingga motorola V3x saya makin asoy geboy (thx to Jiro & yayast). jam 6 pagi, lagi enak-enak tidur tiba-tiba dateng nasi uduk… Yeah !! langsung sikat satu bungkus..uenak..uenak..uenak..

Jam 11 siang akhirnya memutuskan untuk pulang ke rumah.. tengkyu ah semuanya… oh iya sekali lagi deh saya mau ngucapin MET TAHUN BARU 2009 untuk SEMUA !!!

-clown OFF-

nonton reality show..

Posted in Uncategorized on December 29, 2008 by clowner

Oiya… Kembali bersama saya disini…

Tau kan, sekarang lagi minggu-minggu liburan. saia libur lumayan lama, masuk tanggal 5 Januari 2009.. karena liburan, saya bisa santai melakukan hal-hal yg sudah jarang bisa saya lakukan selama ini seperti kumpul bareng keluarga di rumah serta nonton tivi siang-siang hehehe… nah !! soal nonton tipi siang-siang, kemaren saya nonton dua reality show yaitu acara mas donald trump  sama satu lagi gwe lupa namanya, ada beberapa hal yg bikin saya pengen nulis acara yg saya tonton tadi.

1. Acara mas Donald episode Piers Morgan VS Omarosa

Di episode ini, Omarosa mengajukan diri menjadi Project Manager, mengetahui Omarosa menjadi PM di team lawan, Piers mengajukan diri menjadi PM di teamnya karena dia ingin berhadapan dengan Omarosa. oke..oke…kayaknya ada dendam nih antara mereka berdua dan saya gak tau apaan.. *gak ngikutin dari awal*

Tugas yang diberikan adalah memilih satu seniman dan karya dari seniman tersebut dijual sebanyak banyak-nya dalam satu pameran. soal jalannya pertandingan gak usah diceritain deh, lupa saya… cuma yg keren itu pas di ruangan pemecatan dimana tiap orang diajak ngobrol. disana kerasa banget kalo bung Piers PUAS !!! bgt bisa bantai Omarosa di tugas ini secara dia menang telak..lak..lak…  sampe-sampe dia ngomong gini…

ini adalah kekalahan paling buruk selama acara ini ada, menurut saya tidak perlu mengeluarkan satu orang dari tim yg kalah.. tapi bubarin aja team yg kalah itu !!!

Hohoho… canggih gak sih omongan dia,  pokoknya tob deh pas episode itu..

2. Acara yg gwe gak tau namanya

Di acara ini ada percakapan antara ibu dan anak yg menurut gwe lucu. jadi ceritanya si anak mau minta duit ke bapaknya dengan jumlah yg cukup banyak, sebelom dia minta ke bapaknya, dia ngomong ke nyokapnya.. gini ceritanya..

nyokap : sebaiknya kamu pikirin lagi permintaan tadi, duit gak tumbuh dari pohon..!!!!

anak : *diem bentar* trus ngomong, duit tumbuh dari pohon kok.. kan dia dari kertas…

HAhahahahaha…. jawaban yg keren dari sang anak *Bravo…bravo* gwe ngakak dengernya…

Nyoba mikrotikOS dikit..

Posted in Uncategorized on December 24, 2008 by clowner

kasus…

Temen lagi dapet tugas buat batasin dan misahin antara bandwidth lokal dan internasional ke jaringan yg dia bikin.

Solusi…

Secara gwe gak pernah install mikrotikOS sama sekali. Pertama sedikit bingung, untung ada temen yang pernah megang mikrotik. instalasi dan limit bandwidth udah bisa diatasin, yg bikin bingung nge-limit antara yg lokal ma internasional itu tuh. Akhirnya seperti biasa, kita langsung tanya pak gugel dan ketemulah yg namanya looking glass.

Apa itu looking glass ?? saya juga bingung jelasin-nya, yang pasti silahkan anda googling dengan key “memisahkan bandwidth lokal dan internasional” disana terdapat banyak artikel dari berbagai blog tapi kebanyakan isinya sama persis alias copas gila !!! (gamparin tukang copas tidak bertanggung jawab). saya sebagai seorang yg bingung akhirnya mencoba mengikuti satu source yaitu :

http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Memisahkan_Bandwidth_

Lokal_dan_International_menggunakan_Mikrotik

dan sukur alhamdulillah, bersama bung adzy semua bisa di selesaikan. bahkan untuk mempermudah pekerjaan sang teman di lain waktu dibuatkan script agar saat pengerjaan cukup mengerjakan satu langkah dan semua bisa berjalan dengan baik.. kira-kira sekitar jam 1 malem semua udah beres tuh.

oh iya untuk script, saya coba curi dan tampilkan disini untuk saling share… kali aja ada sedikit tambahan, saran atau kritikan.. nyusul yah…. ok deh segitu dolo tulisan ini karena saya sudah ngantuk.

-clown OFF-

Met Idul Adha…

Posted in Uncategorized on December 8, 2008 by clowner

Gak kerasa udah idul adha lagi… MET IEDUL ADHA Semua !!!